Mengapa Pencetakan Penting?

Jika Anda ingin mengetahui jawaban dari pertanyaan “Mengapa pencetakan itu penting?”, Anda hanya perlu melihat sekeliling Anda. Kehidupan kita selalu dikaitkan dengan percetakan, sehingga terkadang kita menganggapnya remeh. Faktanya, Anda tidak akan mungkin membaca apa yang saya tulis, jika bukan karena penemuan mesin cetak. Tidak percaya padaku? Baca terus dan Anda akan setuju.

Perkembangan Mesin Cetak

Percetakan adalah salah satu ciri peradaban kita, seperti penciptaan bahasa, standarisasi alfabet, dan perkembangan kertas. Sebelum Johannes Gutenberg menemukan mesin cetak, menyebarkan ide melalui buku adalah proses yang membosankan. Buku harus disalin dengan tangan, sebuah proses yang lambat dan melelahkan serta rentan terhadap kesalahan. Misalnya, salah satu karya yang paling banyak disalin, yakni Alkitab, memiliki beberapa kesalahan penulisan dan penggantian kata selama penerjemahan. Itu sebabnya di masa lalu Alkitab buku itu tidak banyak jumlahnya, hanya sebagian orang yang memilikinya. Kelangkaan mereka membuat mereka sangat berharga dan eksklusif bagi para cendekiawan dan biksu.

Pendahulu mesin cetak adalah pencetakan balok kayu. Sepotong kayu diukir dengan pola relief pada setiap halamannya, yang kemudian dicat dengan tinta. Pola relief tersebut kemudian ditekan ke permukaan untuk dicetak. Seperti yang Anda lihat, Anda perlu membuat blok lain jika Anda perlu mengubah apa pun.

Mengapa mencetak mesin cetak gutenberg itu penting

mesin cetak guttenberg (replika)

Mesin cetak Johannes Gutenberg memanfaatkan teknologi ini. Inovasinya pada tahun 1440 melibatkan mesin cetak yang dapat dipindahkan, di mana printer dapat mengatur ulang huruf dan simbol. Printer juga dapat menggunakannya kembali untuk hasil cetakan lainnya, sehingga pencetakan menjadi hemat biaya dan dapat diakses oleh masyarakat umum.

Percetakan dan Komunikasi Massa

Pada tahun 1500, penemuan Gutenberg menyebar ke seluruh Eropa, membuka era baru komunikasi massa. Tindakan ini sangat mengubah struktur masyarakat, terutama karena cara baru dalam menyebarkan informasi. Misalnya, Gutenberg mencetak edisi cetakan pertama Alkitab pada tahun 1455, yang memindahkan Kitab Suci dari tangan para biarawan dan cendekiawan ke masyarakat luas.

Arus informasi yang tidak terbatas melampaui batas negara dan kelas. Percetakan membawa peningkatan tajam dalam tingkat melek huruf di kalangan kelas bawah. Para elit dan otoritas agama tidak lagi memonopoli pengetahuan. Ide-ide baru terus bermunculan, tidak lagi terbatas pada kalangan akademisi.

Percetakan membantu menumbuhkan ide-ide yang bertentangan dengan pemikiran waktu itu, terutama fakta-fakta ilmiah yang didukung oleh agama. Ini memainkan peran penting selama reformasi Protestan. Hal ini juga membantu menyebarkan ide-ide ilmiah yang bertentangan dengan apa yang diberitakan oleh Gereja, seperti Model Heliosentris oleh Copernicus.

Inovasi Teknologi Percetakan

Banyak inovasi telah ditambahkan pada cara kita menggunakan pencetakan. Pada tahun 1800-an, perkembangan gulungan kertas terus menerus telah meningkatkan efisiensi pencetakan. Hal ini menyebabkan meningkatnya peredaran media cetak, khususnya surat kabar dan pamflet. Hal ini, pada gilirannya, menyebabkan berkembangnya surat kabar, majalah, kartu pos, pamflet, dan materi iklan lainnya yang lebih murah di zaman modern.

Bagi pecinta tipografi, mesin cetak juga mendorong perkembangan font. Sebagian besar pilihan font yang digunakan saat ini sebenarnya adalah penemuan abad ke-18. Teknologi mesin cetak moving type adalah dasar dari mesin tik, yang pada gilirannya mengarah pada pengembangan perangkat lunak pengolah kata dan pencetakan komputer. Jadi bisa dikatakan bahwa mesin cetak adalah awal berkembangnya mesin tik.

Sulit mengukur dampak percetakan terhadap budaya dan masyarakat. Mudah-mudahan, alasan yang saya sebutkan di atas memberi Anda gambaran kasar tentang bagaimana menjawab pertanyaan “Mengapa pencetakan itu penting?” Jadi, jika ada yang menanyakan pertanyaan yang sama kepada Anda, saya harap Anda ikut bertanya, “Mengapa? Karena pencetakan mengubah dunia!”