Dalam beberapa tahun terakhir, packaging kertas makin sering dipilih oleh pelaku usaha dari berbagai bidang. Alasannya sederhana: kemasan kertas dianggap lebih ramah lingkungan, mudah didaur ulang, dan memberi kesan natural yang disukai banyak konsumen. Tidak heran kalau kemasan berbasis kertas mulai menggantikan plastik di banyak sektor, terutama di bidang kuliner, fashion, dan produk retail.

Mengapa Packaging Kertas Jadi Pilihan?

Kemasan kertas punya banyak keunggulan yang membuatnya jadi alternatif ideal untuk menggantikan plastik. Pertama, bahan kertas lebih cepat terurai secara alami dibanding plastik yang butuh ratusan tahun untuk terurai. Kedua, kertas bisa didaur ulang dan diolah kembali menjadi produk baru, seperti kardus, paper bag, atau bahkan bahan cetak baru.

Dari sisi tampilan, kemasan kertas juga punya nilai estetika tersendiri. Warna natural coklat kraft atau putih polos memberi kesan premium, minimalis, dan ramah lingkungan. Banyak brand yang kini sengaja memilih desain sederhana dengan tekstur alami untuk menonjolkan nilai “eco-friendly” pada produk mereka.

 

Jenis-Jenis Packaging Kertas yang Populer

Saat ini, ada berbagai jenis kemasan kertas yang bisa kamu pilih tergantung fungsi dan kebutuhan produkmu. Berikut beberapa yang paling umum:

  • Kertas Kraft – Warna coklat alami, kuat, dan cocok untuk tas belanja, bungkus makanan, dan box kue. Banyak digunakan karena tampilannya klasik dan ramah lingkungan.
  • Karton Duplex – Permukaannya mengkilap di satu sisi dan abu-abu di sisi lain. Umumnya dipakai untuk dus makanan ringan, obat, kosmetik, dan produk retail.
  • Karton Ivory – Warna putih bersih di kedua sisi dengan tekstur halus. Memberi kesan elegan dan cocok untuk produk premium seperti skincare, makanan oleh-oleh, atau suvenir.
  • Karton Art Paper / Art Carton – Jenis kertas untuk kemasan cetak full color. Cocok untuk desain yang ingin menonjolkan grafis dan warna yang kuat.
  • Paper Bag Custom – Kantong kertas yang bisa dicetak logo brand dan desain menarik. Cocok untuk toko fashion, bakery, dan souvenir event.

Kelebihan Menggunakan Kemasan Kertas

Pilihan menggunakan packaging kertas tidak hanya memberi keuntungan dari sisi lingkungan, tapi juga memperkuat citra merek. Berikut beberapa kelebihannya:

  • Ramah Lingkungan – Bahan kertas bisa terurai dalam waktu singkat dan tidak meninggalkan residu berbahaya.
  • Mudah Dicetak – Kertas menyerap tinta dengan baik, sehingga hasil cetakan logo dan warna tampak tajam.
  • Ringan dan Fleksibel – Mudah dilipat, disimpan, dan dikirim tanpa butuh ruang besar.
  • Tampilan Natural dan Premium – Desain minimalis dengan tekstur kertas alami memberi kesan berkualitas dan eksklusif.
  • Meningkatkan Brand Image – Penggunaan kemasan kertas menunjukkan bahwa bisnis kamu peduli terhadap lingkungan dan keberlanjutan.

Kemasan Kertas vs Kemasan Plastik, Pilih Mana Sebaiknya ?

Kelemahan dan Tantangan

Tentu saja, packaging kertas juga punya beberapa kekurangan yang perlu diperhatikan. Misalnya, bahan kertas tidak tahan air dan minyak, sehingga kurang cocok untuk produk makanan berminyak atau cair kecuali diberi lapisan tambahan. Selain itu, biaya produksi kemasan kertas bisa sedikit lebih tinggi dibanding plastik, terutama jika kamu menggunakan bahan premium atau cetak full color.

Namun, kelemahan ini bisa diatasi dengan inovasi. Sekarang sudah banyak teknologi pelapisan ramah lingkungan yang membuat kemasan kertas lebih kuat, tahan minyak, dan tetap bisa didaur ulang. Jadi, fungsi tetap maksimal tanpa mengorbankan aspek lingkungan.

Tips Memilih Kemasan Kertas untuk Bisnis

Sebelum mencetak kemasan kertas custom, ada beberapa hal yang sebaiknya kamu pertimbangkan:

  • Pilih jenis kertas sesuai fungsi produk (misalnya, ivory untuk tampilan elegan, kraft untuk kesan alami).
  • Pastikan ketebalan kertas sesuai beban produk agar tidak mudah robek.
  • Gunakan desain sederhana dengan warna alami agar kesan ramah lingkungan lebih menonjol.
  • Tambahkan logo, slogan, atau pesan singkat tentang komitmen ramah lingkungan dari brand kamu.
  • Bekerja sama dengan percetakan yang berpengalaman dalam produksi kemasan kertas custom.

Kesimpulan

Packaging kertas kini bukan sekadar tren, tapi sudah menjadi bagian dari gaya hidup konsumen modern yang sadar lingkungan. Bisnis yang mulai beralih ke kemasan ramah lingkungan cenderung mendapat respon positif dari pelanggan karena dianggap lebih bertanggung jawab secara sosial dan ekologis.

Selain itu, kemasan kertas bisa meningkatkan nilai visual produk dan memperkuat identitas merek. Dengan desain yang tepat dan bahan yang sesuai, kemasan kertas bukan hanya melindungi produk, tapi juga menjadi media promosi yang efektif.

Jadi, kalau kamu ingin bisnis terlihat lebih profesional dan peduli terhadap bumi, beralihlah ke packaging kertas sekarang juga. Langkah kecil ini bisa membawa dampak besar bagi citra brand dan kelestarian lingkungan di masa depan.

 

(0)

Kalau kamu sedang mencari solusi kemasan yang kuat, rapi, dan bisa menonjolkan identitas merek, cetak kardus custom adalah pilihan yang tepat. Di Surabaya banyak percetakan yang menawarkan layanan kardus custom mulai dari dus cepat untuk usaha rumahan sampai kardus produksi skala besar. Artikel ini membahas aspek teknis dan praktis yang penting kamu tahu sebelum pesan.

Apa itu kardus custom dan kenapa penting

Kardus custom adalah kotak kemasan yang dibuat sesuai spesifikasi pelanggan: ukuran, bentuk, bahan, warna cetak, dan finishing. Untuk bisnis, kardus custom bukan sekadar pembungkus. Kardus berfungsi sebagai alat branding, proteksi produk saat pengiriman, dan pengalaman unboxing bagi pelanggan.

Jenis kardus yang umum dipakai

  • Single wall corrugated board – sering digunakan untuk pengiriman barang ringan sampai sedang. Kombinasi lapisan bergelombang dan lapisan datar memberikan kekuatan memadai.
  • Double wall corrugated board – untuk barang berat atau pengiriman jarak jauh. Lebih tebal dan lebih tahan tekanan.
  • Folding carton / paperboard – kotak lipat tipis yang biasa dipakai untuk produk retail seperti makanan ringan, kosmetik, obat.
  • Kraft board – tampil natural dan populer untuk brand yang ingin kesan ramah lingkungan.

Opsi cetak dan finishing

Ketika cetak kardus custom, ada beberapa pilihan cetak dan finishing yang perlu dipertimbangkan:

  • Cetak fleksografis – efisien untuk cetak satu atau dua warna dalam jumlah besar.
  • Cetak offset – bagus untuk warna solid dan hasil warna lebih akurat, cocok untuk jumlah menengah sampai besar.
  • Cetak digital – ideal untuk pesanan kecil, mockup, atau desain variabel tanpa minimum order tinggi.
  • Finishing – laminasi matte atau glossy, varnish spot, emboss, deboss, dan window cut (jendela plastik). Finishing menambah estetika dan proteksi permukaan.

Menentukan ukuran dan struktur

Penting untuk merancang dimensi kardus sesuai produk. Tip umum:

  • Berikan toleransi 5-10 mm agar muat dengan mudah.
  • Pikirkan struktur lipatan – ada model tuck top, auto-lock bottom, gable box, dan lain-lain.
  • Untuk barang rapuh, pertimbangkan insert atau sekat internal agar produk tidak bergesekan.

Estimasi harga dan faktor yang mempengaruhi

Harga cetak kardus custom bervariasi tergantung beberapa faktor:

  • Jenis bahan dan gramasi
  • Ukuran dan desain potongan
  • Jumlah cetak – umumnya harga per unit turun bila kuantitas besar
  • Jenis cetak dan jumlah warna
  • Finishing tambahan dan pembuatan die cutter
  • Biaya kirim dan handling di Surabaya

Proses pemesanan di percetakan kardus Surabaya

  1. Brief desain – jelaskan kebutuhan: dimensi, jumlah, fungsi, dan referensi desain.
  2. Proof teknis – percetakan akan mengirim mockup atau dieline untuk dikonfirmasi agar tidak ada kesalahan saat produksi.
  3. Sample atau pre-production – untuk pesanan besar biasanya dibuat sampel supaya pelanggan bisa mengecek kekuatan dan tampilan.
  4. Produksi – setelah konfirmasi desain dan sample, produksi berjalan sesuai lead time.
  5. Quality check dan pengiriman – kardus diperiksa kualitasnya lalu dikirim sesuai kesepakatan.

Lead time produksi

Lead time standar biasanya 5-14 hari kerja tergantung kompleksitas dan jumlah. Cetak digital bisa lebih cepat (2-4 hari) untuk jumlah kecil, sementara cetak offset atau pembuatan die cutter untuk jumlah besar butuh waktu lebih lama.

Pertimbangan kualitas dan ketahanan

Untuk pengiriman jarak jauh atau keluar pulau, prioritaskan double wall dan lapisan pelindung. Jika produk berminyak atau basah seperti makanan, minta lapisan PE atau lapisan anti grease agar kardus makanan tidak cepat rusak. Selalu minta sample sebelum produksi massal.

Aspek ramah lingkungan

Banyak pelanggan sekarang peduli lingkungan. Pilihan yang bisa dipertimbangkan:

  • Gunakan kertas daur ulang atau kraft board
  • Minimalkan laminasi plastik dan pilih coating water-based jika perlu
  • Desain hemat material sehingga volume pengiriman lebih efisien
  • Sertakan instruksi daur ulang pada kemasan agar konsumen tahu cara membuangnya

Tips memilih percetakan di Surabaya

  • Cek portofolio dan sample fisik sebelum pesan
  • Pastikan percetakan menyediakan proof warna dan dieline
  • Tanyakan tentang kapasitas produksi dan kualitas mesin
  • Periksa testimonial dari klien lain dan layanan purna jual
  • Bandingkan 2-3 penawaran untuk mendapatkan harga dan layanan terbaik

Kalau mau yang aman dan terpercaya, percayakan saja cetak kemasan produk mu di Famous Printing Surabaya

FAQ singkat

Apa minimum order untuk cetak kardus custom?

Minimum order bervariasi. Cetak digital bisa menerima 50-200 pcs, sedangkan cetak offset seringkali menuntut ribuan unit untuk efisiensi biaya.

Apakah saya perlu file desain khusus?

Biasanya percetakan meminta file dalam format PDF atau AI, resolusi tinggi dan warna dalam mode CMYK. Bila tidak bisa mendesain, banyak percetakan juga menawarkan jasa desain.

Penutup

Cetak kardus custom di Surabaya menawarkan banyak opsi sesuai kebutuhan bisnis, dari kemasan retail yang menarik sampai kardus pengiriman yang kuat. Kuncinya adalah menentukan kebutuhan produk, memilih bahan yang tepat, dan bekerja sama dengan percetakan yang transparan soal proses dan quality control. Jika kamu siap memulai, siapkan brief desain, ukur produkmu dengan teliti, dan minta sample sebelum produksi massal.

(0)

Kemasan plastik telah lama menjadi pilihan utama dalam industri makanan – dari bungkus makanan ringan, wadah takeaway, hingga plastik wrap untuk pangan segar. Di satu sisi, plastik menawarkan kenyamanan, harga murah, dan fleksibilitas. Di sisi lain, dampak lingkungan dan kesehatan mulai memunculkan pertanyaan: apakah penggunaan plastik sebagai kemasan makanan masih ideal? Mari kita kulik sisi baik, sisi buruk, dan solusi alternatifnya.


Kelebihan Plastik sebagai Kemasan Makanan

1. Ringan dan Biaya Rendah

Plastik sangat ringan dibanding kemasan kertas atau kaca, sehingga saat pengiriman beban dan ongkir bisa ditekan. Biaya produksinya juga cenderung lebih murah, terutama untuk kemasan sekali pakai.

2. Fleksibel dalam Bentuk dan Ukuran

Plastik bisa dibuat tipis, tebal, lentur, atau kaku. Bisa diubah menjadi pouch, kantong zip, tray plastik, cup, atau blister. Keuntungannya: kamu bisa menyesuaikan bentuk sesuai produk.

3. Tahan Bocor dan Kedap Udara

Banyak jenis plastik bisa kedap udara dan tahan kebocoran. Untuk produk yang cepat rusak jika kontak udara (seperti makanan ringan, produk basah, saus), plastik bisa menjaga kesegaran lebih lama dibanding kemasan kertas biasa.

4. Transparan atau Semi Transparan

Plastik bening memungkinkan konsumen melihat isi produk ini meningkatkan kepercayaan pembeli karena mereka bisa melihat langsung makanan di dalamnya.

5. Proses Produksi Cepat & Massal

Mesin cetak dan proses cetak plastik sudah mapan. Untuk produksi massal atau bisnis skala besar, plastik memungkinkan kecepatan produksi yang tinggi.


Resiko dan Kendala Plastik dalam Kemasan Makanan

Meskipun banyak kelebihan, penggunaan plastik juga membawa tantangan serius:

1. Dampak Lingkungan & Sampah Plastik

Plastik yang sekali pakai sering menjadi sampah karena sulit terurai secara alami. Plastik di lingkungan bisa mencemari tanah, air, dan mengganggu ekosistem laut. Banyak plastik dibakar atau dibuang sembarangan, memperburuk polusi udara.

2. Potensi Kontaminasi Kimia

Beberapa plastik mengandung zat kimia seperti bisphenol A (BPA), ftalat, atau zat aditif lain yang bisa migrasi ke makanan terutama saat plastik dipanaskan (mikrowave) atau terkena lemak/minyak. Ini bisa menimbulkan risiko kesehatan jika bahan plastiknya tidak food grade atau tidak aman.

3. Keterbatasan Dalam Daur Ulang

Meski banyak plastik diklaim dapat didaur ulang, kenyataannya proses daur ulang tidak selalu terlaksana optimal. Plastik bercampur berbagai jenis sulit dipisahkan. Plastik yang kotor atau tercemar makanan sering tidak bisa didaur ulang.

4. Kelebapan, Panas & Sinar UV

Plastik tipis atau jenis tertentu bisa rusak ketika terkena suhu tinggi, sinar matahari langsung, atau lingkungan lembap. Bisa melengkung, meleleh sedikit, atau mengubah sifatnya.

5. Citra Brand & Preferensi Konsumen

Seiring makin meningkatnya kesadaran ramah lingkungan, banyak konsumen sekarang memilih produk dengan kemasan ramah lingkungan. Brand yang memakai plastik sekali pakai tanpa strategi pengelolaan sampah bisa dilihat kurang bertanggung jawab.


Jenis Plastik Umum untuk Kemasan Makanan

Berikut beberapa jenis plastik yang sering digunakan untuk kemasan makanan:

  • PET (Polyethylene Terephthalate) sering dipakai untuk botol minuman, blister, cup makanan beku, karena transparan dan stabil.
  • PP (Polypropylene) tahan panas, sering dipakai untuk cup yg bisa microwave, wadah makanan panas.
  • PE (Polyethylene – HDPE / LDPE) fleksibel, cocok untuk kantong plastik, wrap makanan, kantong zip.
  • PS (Polystyrene) kadang dipakai untuk styrofoam atau wadah makanan cepat saji ringan; kurang ideal jika makanan panas atau berlemak tinggi.
  • PLA (Polylactic Acid) plastik berbasis tanaman (misalnya jagung), relatif lebih ramah lingkungan, namun masih punya batasan dalam biodegradasi tergantung kondisi.

Tips Bijak Menggunakan Plastik Untuk Kemasan Makanan

Agar penggunaan plastik untuk kemasan makanan tetap aman dan bertanggung jawab, berikut tips yang bisa kamu pakai:

  1. Pilih plastik food grade
    Hanya gunakan plastik yang memang dirancang dan diuji aman untuk kontak dengan makanan.
  2. Gunakan plastik dengan spesifikasi yang tepat
    Misalnya, jika produk akan dipanaskan atau dikirim jauh, pilih PP atau PET tahan panas. Jika produk berminyak, pilih plastik yang tahan lemak.
  3. Minimalkan penggunaan plastik jenis campuran yang sulit didaur ulang
    Hindari lapisan plastik + aluminium + kertas kecuali sangat diperlukan. Jika perlu, buatlah bagian luar terpisah agar mempermudah pemisahan untuk daur ulang.
  4. Gunakan plastik tipis hanya saat perlu
    Jangan beli plastik terlalu tebal jika produk ringan. Gunakan ketebalan seimbang agar tetap aman tapi hemat biaya.
  5. Pertimbangkan plastik biodegradable / PLA ketika mungkin
    Namun cek dulu kompatibilitas dan performanya beberapa PLA tidak cocok untuk makanan panas atau penyimpanan lama.
  6. Label petunjuk pemakaian
    Bila plastik bisa dipanaskan atau di-microwave, tuliskan label microwave safe atau do not heat agar konsumen tahu aman tidaknya metode penggunaan.
  7. Sediakan opsi daur ulang atau program kepulihan plastik
    Misalnya menyarankan konsumen mengembalikan kemasan untuk didaur ulang atau menyediakan tempat sampah kemasan di toko/event.

Kesimpulan

Plastik sebagai kemasan makanan punya banyak keunggulan: ringan, fleksibel, murah, bisa tahan bocor dan transparan semua sangat membantu dalam operasional dan branding. Namun risiko lingkungan dan kesehatan tidak bisa diabaikan. Karena itu, penggunaan plastik harus dipertimbangkan dengan bijak: pilih jenis plastik yang sesuai, pastikan food grade, pertimbangkan alternatif ramah lingkungan, dan beri edukasi pada konsumen tentang cara buang ulang kemasan.

Semoga artikel ini membantu kamu mempertimbangkan secara lebih matang kelebihan dan kekurangan plastik sebagai kemasan makananagar usaha panganmu tidak hanya berhasil, tapi juga bertanggung jawab terhadap lingkungan dan kesehatan.

(0)