Kalau dulu pouch lebih identik sama wanita, sekarang malah makin banyak pria yang pakai pouch – for practical reasons atau sekadar gaya. Tapi, beneran gak sih jual pouch khusus pria itu punya pasar? Yuk kita kulik lebih dalam!
1. Tren Aksesori Pria Makin Beragam
Zaman sekarang aksesori pria bukan cuma jam tangan atau dompet. Tas kecil seperti pouch, belt-bag, clutch, atau crossbody bag lagi jadi primadona. Di fashion week misalnya, banyak brand besar (Coach, Gucci, Burberry) memperkenalkan pouch kecil sebagai “it-bag” buat pria . Bahkan, trend fashion ‘phonecore’ nyediain pouch khusus untuk smartphone – gabungan teknologi dan gaya .
Gak cuma high-end, market harian juga berkembang. Pouch dari bahan kulit atau kanvas sekarang banyak dilirik pria karena praktis, stylish, dan multifungsi.
2. Kegunaan Pouch Pria yang Nggak Main-Main
Kenapa pouch diminati?
- Praktis: ukuran kecil muat HP, dompet, powerbank, dan kunci.
- Nyaman dibawa: ada yang kantung tangan, crossbody, atau belt-bag.
- Bisa dipakai berulang: lebih eco-friendly dibanding kantong plastik atau bungkus sekali pakai.
Di Indonesia sendiri, market packaging pouch diperkirakan tumbuh gila-gilaan, dan diperkirakan naik 5 % per tahun. Ini menunjukkan pouch – walaupun fokus ke packaging makanan – tapi tren tas pouch juga nggak kalah potensial.
3. Segmen Pasar dan Karakter Pengguna
Target pasar pouch pria berkembang luas:
- Laki-laki urban muda (20-35 tahun): aktif, kebutuhan praktis, ikut tren fashion.
- Traveler & pebisnis: butuh pouch mini untuk dokumen, paspor & gadget.
- Komunitas & kolektor fashion: mereka suka edisi terbatas, brand niche.
- Gaya casual & outdoor enthusiasts: pouch untuk kebutuhan santai atau olahraga.

4. Tipe Pouch yang Laris
Beberapa tipe pouch yang banyak diminati:
- Clutch bag pria: seperti gambar pouch kulit vintage di atas – compact dan elegan.
- Belt-bag/fanny-pack: dipakai di pinggang, pas buat jalan, festival, atau traveling.
- Crossbody pouch: diselempang, populer di kalangan trendsetter.
- Tech pouch/mobile pouch: didesain khusus untuk gadget, seperti phonecore trend.
5. Alasan Peluang Bisnisnya Menarik
- Permintaan stabil & beragam segmen
Dari fashion enthusiast sampai orang kerja yang butuh pouch kotak kecil. - Margin tinggi
Bahan kulit atau kanvas tebal bisa dijual dengan harga premium. Model handmade atau custom desain bisa tambah harga. - Branding & Kolaborasi
Pouch gampang dibuat limited edition, kolaborasi dengan ilustrator, brand lokal, atau komunitas. - Promosi visual
Plastik kemasan pouch makanan besar – tapi pouch pria bisa juga jadi iklan berjalan kalau desainnya menarik.
6. Tantangan dan Tips Sukses
- Bahan & Kualitas: pilih bahan kuat, jahitan rapi, resleting lancar.
- Desain dan branding: tampil modern atau klasik, sesuaikan target pasar.
- Pasarkan dengan tepat: pake media sosial, influencer, atau bazar komunitas.
- Diversifikasi produk: sediakan pilihan kulit, kanvas, polyester, serta berbagai ukuran.
- Harga sebanding value: jangan terlalu murah tapi pastikan pelanggan rela bayar untuk kualitas.
7. Contoh Brand dan Produk
- Headliner high-end: gaya seperti Fendi atau Louis Vuitton (ini inspirasi, gak dijual massal).
- Brand lokal: handmade pouch kulit vintage seperti di atas – elegan dan praktis.
- Pouch multifungsi untuk harian: sling/crossbody kecil dari kanvas tebal.
Kesimpulan
Pasar pouch pria ini legit banget – dengan tren fashion yang makin menerima aksesori pria kecil, plus banyak segmen yang mencari produk fungsional + stylish. Kunci keberhasilan jual pouch? Kombinasikan desain yang tepat, bahan berkualitas, pemasaran kuat, dan diversifikasi produk. Kalau dikelola dengan benar, bisnis pouch pria punya potensi besar dan bisa terus tumbuh!
Semoga artikel ini bantu kamu memahami peluang dan strategi jual pouch pria. Kalau kamu tertarik mulai lini pouch pria, sekarang saatnya bergerak!

