Pengertian Dokumen

Menurut KBBI / Kamus Besar Bahasa Indonesia, dokumen merupakan surat tertulis atau tercetak yang ditujukan sebagai bukti keterangan. Contoh-contoh dokumen adalah surat nikah, akta kelahiran, surat perjanjian, dan lain sebagainya.

Selain itu menurut KBBI juga, arti lain dari dokumen adalah naskah karangan atau barang cetakan yang biasanya dikirim melalui pos. Dokumen tidak melulu naskah cetakan, foto, film, rekaman suara, dan lain sebagainya yang bisa menjadi bukti keterangan, juga dapat dianggap sebagai dokumen.

Melihat betapa pentingnya suatu dokumen, tentunya kita akan berusaha menyimpan baik-baik dokumen tersebut. Ingat, dokumen tersebut memuat bukti-bukti penting sehingga harus dijaga agar tidak rusak.

Kadang dokumen tersebut tidak diperlukan setiap waktu, contohnya akta kelahiran. Mungkin itu hanya diperlukan sesekali, contohnya ketika hendak mengurus pendaftaran nikah di KUA. Karena itulah anda harus memikirkan bagaimana menyimpan dokumen tersebut dengan baik.

Sebagian orang secara teledor menyimpannya asal-asalan di lemari, atau di gudang. Akibatnya ketika dokumen tersebut benar-benar dibutuhkan, ditemukanlah dokumen tersebut dalam keadaan rusak, dimakan rayap, basah, tidak terbaca, dan lain sebagainya. Karena itulah anda harus benar-benar berhati-hati menyimpannya.

Penyebab Kerusakan Pada Map Dokumen

kerusakan dokumen akibat jamur

Memang benar dokumen tidak melulu sekedar kertas cetakan, tapi perlu diakui bahwa sebagian besar dokumen, merupakan dokumen cetak pada kertas, yang tentunya rawan kerusakan. Itulah pentingnya kita mengetahui apa saja penyebab dokumen menjadi cepat rusak, yaitu:

  1. Faktor Alam
    Udara lembab merupakan salah satu penyebab utama kerusakan map dokumen. Selain itu faktor alam lainnya yang perlu diperhatikan adalah debu, air, panas matahari, serta kerusakan karena umur dokumen itu sendiri.
  2. Serangan serangga seperti silverfish, Firebrat, rayap, dan rayap.
  3. Ulah Manusia yang bisa menyebabkan kerusakan dokumen, diantaranya membuat coretan, menyobek, mengotori, melipat halaman.

Akibat-akibat yang muncul dari faktor-faktor di atas yaitu :

  1. Faktor Alam
    a. Udara lembab akan memicu munculnya mikroorganisme seperti jamur yang pada akhirnya akan merusak dokumen.
    b. Air yang mengenai dokumen kertas akan membuatnya menjadi lunak dan mudah hancur, apabila air mengenai dokumen seperti flash disk, cd, itupun akan merusak isi di dalamnya. Selain itu air juga memicu tumbuhnya jamur yang bersifat perusak.
    c. Apabila dokumen terpapar panas matahari secara terus menerus, maka dokumen akan berubah warna serta menjadi cepat lapuk.
  2. Faktor Serangga
    Serangga seperti rayap dapat melubangi dokumen, serta membuat kertas hancur dimakan rayap. Serangga-serangga lain juga bisa membuat jilidan rusak
  3. Faktor Manusia
    Manusia juga dapat menyebabkan kerusakan pada dokumen, baik disengaja maupun tidak. Disengaja misalkan saja dokumen tersebut disobek, dilipat, dicorat-coret. Sedangkan yang tidak sengaja misalnya kejatuhan sisa makanan, yang tidak segera dibersihkan. Hal ini akan memicu timbulnya jamur yang merusak dokumen.

Cara Menghindari Kerusakan Pada Dokumen

Ada beberapa cara yang bisa diterapkan untuk menghindarkan dokumen dari kerusakan. Diantaranya :

  1. Alam
    Agar mencegah tumbuhnya jamur, kelembapan udara tempat penyimpanan dokumen harus tetap dijaga. Jangan sampai terlalu lembab. Selain itu, ruangan penyimpanan dokumen sebaiknya tetap terang, serta mempunyai ventilasi yang cukup. Jika tidak ruangan tersebut tidak memiliki ventilasi, ada baiknya dipasang AC yang menyala terus dengan setelan suhu 22-25 derajat celcius.
  2. Serangga
    Agar mencegah dari serangan serangga, sebaiknya dokumen-dokumen tersebut disemprot obat anti serangga minimal sebulan sekali. Selain itu ditempatkan kapur barus yang diganti secara berkala pada setiap rak.
  3. Manusia
    Untuk mencegah kerusakan akibat ulah manusia, dapat dimulai dengan meningkatkan kesadaran dari para pengguna untuk selalu menjaga kebersihan, larangan mencorat-coret, serta menyimpan dokumen-dokumen tersebut pada map odner, atau map folder, atau map-map lain yang sesuai dengan isinya.
(0)

Sebentar lagi tahun ajaran baru tiba. Semua pelajar dari SD sampai Universitas pasti mulai mempersiapkan alat tulis dan stationeri untuk memasuki tahun ajaran baru. Tentunya ini diperlukan agar kegiatan belajar mengajar dapat berlangsung dengan baik. Tapi sebenarnya stationeri bukan cuma dipakai pelajar, tapi juga diperlukan di kantor.

Tentunya setiap pelajar dan pegawai kantor akan membutuhkan kertas, bolpen, pensil, buku, penghapus, tip ex, dan peralatan lainnya. Selain itu dari itu semua, mereka juga memerlukan tempat untuk menyimpan berkas / dokumen ataupun benda-bendar tertentu. Disinilah pentingnya map.

Mungkin yang ada di bayangin kita tentang map adalah map kertas. Tapi sebenarnya map sendiri ada begitu banyak jenisnya lo, dan setiap jenis mempunyai fungsi sendiri-sendiri. Untuk lebih jelasnya silahkan simak penjelasan jenis-jenis map dan fungsinya dibawah ini ya.

 

Jenis-jenis Map dan Kegunaan Masing-Masing

 

  1. Map Folio / Map Kertas

Seperti yang saya bilang sebelumnya, map ini adalah jenis map yang paling umum digunakan. Sehingga saat orang berbicara tentang map, pasti bayangannya adalah map kertas berukuran folio. Penggunaan utama map karton ini adalah untuk membawa dokumen / berkas. Pada bagian dalam map kertas ini ada semacam daun penutup di atas, samping dan di bagian bawah. Fungsinya adalah untuk menahan dokumen agar tidak jatuh. Biasanya dijual dalam warna yang berbeda-beda, merah, kuning, hijau, biru, dll. 

map kertas / map folio / map karton
map kertas
  1. Map Amplop

Map yang satu ini digunakan untuk pengiriman dokumen via pos. Ukuran map ini umumnya setara kertas folio. Di sekeliling map amplop ini biasanya ada garis-garis merah dan biru. Umunya map ini juga disertai tali pengikat, tujuannya untuk menahan dokumen agar tidak tercecer keluar pada waktu pengiriman. Map amplop juga umumnya lebih tipis tujuannya agar berat map secara total lebih ringan, sehingga memudahkan pengiriman.

map amplop
map amplop
  1. Map Snelhecter

Map ini bentuknya mirip sampul buku. Bahannya plastik. Dan di dalamnya, di bagian tengahnya ada semacam pengikat untuk menjepit dokumen agar tidak jatuh. Untuk memakai map ini kertas atau dokumen yang hendak disimpan harus dilubangi terlebih dahulu, dengan menggunakan paper hole puncher atau pelubang kertas.

Penggunaan map ini adalah untuk menyimpan dokumen dalam jangka waktu yang relatif lama. Bahan plastik membuat map ini lebih awet dan tidak mudah rusak. Tentunya lebih tahan lama daripada map kertas.

map snelhecter
map snelhecter
  1. Map Folder

Ada sedikit kerancuan tentang nama map folder ini. Karena biasanya map bisnis yang dicetak custom juga sering dinamai map folder. Tapi sebenarnya map folder adalah map yang berbahan plastik transparan, jadi penggunanya bisa melihat isi dari map ini. Karena bahannya plastik maka dokumen yang ada di dalamnya akan terlindung dari tumpahan dan cipratan air.

Map folder ini tidak punya bagian yang keras ataupun penjepit seperti map snelhecter. Dia juga tidak punya banyak lipatan seperti map kertas. Satu-satunya lipatan hanya ada di salah satu sisinya. Selain itu juga ada kancing pengikatnya agar lipatan tersebut tidak terbuka dan isinya tumpah keluar.

map folder
map folder
  1. Map Odner

Map ini mirip dengan map snelhecter. Tapi map odner punya ukuran yang lebih besar. Setiap sisinya terdiri dari plastik keras. Ini membuat map ini tampak lebih kaku dan siku. Faktor pembeda lainnya dari map snelhecter adalah ukuran punggungnya yang cukup lebar, biasanya mencapai 5-10 cm. Jenis Map odner ini sering disebut map arsip. 

Walaupun sama-sama harus dilubangi dokumennya sebelum disimpan di map odner, namun bentuk penahan dokumennya tidak memakai pengikat seperti snelhecter, tapi penjepit besi yang cukup tebal. Kegunaannya adalah untuk mengarsipkan banyak dokumen dalam satu kategori.

map odner
map odner
  1. Map Kantong

Dengan berkembangnya gaya hidup, maka kebutuhan serta selera masyarakat ikut berubah. Ini ternyata juga mempengaruhi munculnya jenis-jenis map yang baru. Salah satunya adalah map kantong ini. Mengingat kebanyakan dari pelajar / mahasiswa, tidak hanya perlu menyimpan kertas catatan, tapi juga barang-barang lain seperti bolpen, tip ex, maka dikembangkanlah map kantong yang bisa menyimpan banyak barang sekaligus. 

Map ini bentuknya persegi panjang, dengan bahan plastik lentur transparan yang cukup tebal. Bagian atasnya diberi resleting, karena itulah map ini disebut zipper bag. Anda dapat menyimpan banyak barang sekaligus disana tanpa takut isinya berceceran.

map kantong / zipper bag
map kantong / zipper bag
  1. Map Bisnis / Map Kantor

Jenis map ini seringkali disebut juga map folder, sehingga kadang menimbulkan ambiguitas dalam penyebutannya. Map ini digunakan umumnya di kantor. Selain untuk menyimpan dokumen, kegunaan utamanya adalah untuk mempresentasikan brand dari perusahaan. Karena itulah map ini biasanya didesain dan dicetak custom, dengan logo dan keterangan perusahaan pada covernya. 

Umumnya jenis map ini digunakan juga pada saat presentasi di depan calon konsumen. Karena fungsinya untuk mempresentasikan perusahaan, maka semakin bagus desain, bahan, serta finishingnya maka akan semakin mencerminkan profesionalitas perusahaan yang menggunakannya. Tidak heran banyak perusahaan berani mengeluarkan dana cukup besar untuk cetak map custom dengan bahan terbaik. Bahan yang dipakai umumnya art paper yang cukup tebal dengan finishing gloss/doff.

map bisnis / map kantor
map bisnis / map kantor

Buat anda yang perlu cetak map murah, anda bisa segera menghubungi kami. Kami akan membantu anda mewujudkan desain map kantor yang profesional yang mampu mempresentasikan bisnis anda dengan baik.

Hubungi sekarang! Percetakan Surabaya Famous Printing siap membantu

 

(0)

Map folder memang digunakan untuk berbagai keperluan. Memang ada yang dibuat sekedar untuk memudahkan dalam membawa dokumen-dokumen berharga, slot menaruh cd dan flash disk. Tapi jika anda hendak mencetak map folder custom murah tentu tujuannya untuk mempresentasikan produk dan jasa kepada klien-klien baru dengan memberikan suatu kesan tertentu mengenai brand anda. Map custom ini biasanya dibuat dengan logo dan keterangan usaha anda di depannya, seperti map ijazah, map rapor, map rekam medis, map presentasi marketing, dll.

Tentunya anda perlu tahu dong pilihan-pilihan apa saja yang tersedia, saat hendak cetak map custom. Bagian mana yang anda bisa tekan agar dapat harga murah, materialnya kah, ukurannya atau apa saja lainnya. Berikut ulasannya!

Hal-hal yang perlu diperhatikan agar bisa cetak map murah

Material / Bahan

Ada banyak pilihan bahan yang dapat digunakan untuk membuat map. Tapi tentunya ini tergantung pihak percetakannya. Tidak semua percetakan mampu mencetak map dengan berbagai bahan, ada yang hanya menyediakan sedikit pilihan bahan.

Bahan yang umumnya dipakai sebagai cover luar map adalah karton, kertas ivory, PP dan PVC. PVC dapat digunakan jika anda ingin membuat map folder yang tampak seperti kulit, selain itu ini juga biasa digunakan untuk membuat map folder transparan. Sedangkan untuk bagian dalam map, bisa menggunakan plastik mika dan karton.

Umumnya percetakan besar menyediakan lebih banyak pilihan bahan daripada percetakan kecil. Karena itu saat hendak cetak map murah, anda harus mencari percetakan map besar di surabaya atau kota asal anda. Tujuannya tentu agar anda dapat mempunyai lebih banyak pilihan, sehingga dapat menyesuaikan material dan desain map dengan budget anda.

Ukuran

Map folder juga tersedia dalam ukuran yang berbeda-beda. Tentunya ukuran yang berbeda ditujukan untuk keperluan yang berbeda pula. Ada ukuran A4, A5, A6, dan juga F4. Bahkan beberapa percetakan map juga dapat membuatkan map folder dengan ukuran custom sesuai yang anda minta. Ukuran map ini juga mempengaruhi harga pembuatan map foldernya. Jadi jika anda ingin cetak map murah, tentunya hal ini harus dipertimbangkan juga.

 

Desain Custom

Salah satu hal yang penting saat memilih percetakan adalah apakah mereka mampu mencetak map dengan desain custom. Walaupun anda mungkin cukup puas dengan desain standar, tapi mencetak map dengan desain custom, akan membuat produk / jasa serta brand anda lebih menonjol dibandingkan yang lainnya.

Beberapa percetakan bahkan mampu membuat efek emboss / deboss dengan teknik hot stamping foil pada map folder yang anda pesan. Jadi walaupun anda mengejar harga murah, desain map nya pun tetap perlu dipertimbangkan. Karena map folder ini adalah cerminan dari nilai-nilai yang dianut perusahaan, seperti profesionalitas, dsb.

 

Memilih Percetakan

Ketika hendak cetak map murah selain mempertimbangkan berbagai hal diatas, anda juga perlu menemukan percetakan map yang memiliki berbagai keunggulan. Agar mendapatkan map folder yang bagus, pilihlah percetakan yang berpengalaman, terbukti mampu mencetak map berkualitas. Anda bisa melihat contoh-contoh map yang pernah dibuat.

Selain itu pastikan percetakan tersebut dapat memenuhi tenggat waktu yang anda berikan. Tentunya semakin cepat harga semakin mahal. Sementara jika anda tidak terburu waktu, harga cetak mapnya juga akan murah. Pastikan juga dia mampu mencetak dalam jumlah banyak, sesuai yang anda butuhkan

 

Kesimpulan

Temukan percetakan map yang tepat untuk perusahan Anda

Tidak perlu terburu-buru, pilih baik-baik perusahaan percetakan yang dapat dipercaya untuk mencetak map folder anda. Map folder yang dicetak menggunakan material berkualitas dengan teknik yang tepat dapat menimbulkan kesan positif bagi perusahaan. Jadi sangatlah wajar untuk memilih percetakan yang mampu membuat map seperti yang anda mau, sehingga anda bisa cukup bangga di depan pelanggan dan klien anda. Apalagi anda hendak menghemat budget anda tanpa mengkompromikan kualitas, tentunya ini tidak mudah. Jangan terburu-buru.

Tapi bila anda belum mempunyai percetakan langganan, kami siap membantu anda. Anda bisa cetak map murah di Famous Printing Surabaya. Konsultasi saja dulu Gratis. Hubungi kami sekarang!

(0)