Sejarah Singkat Dari Kartu Nama Bisnis

Kartu nama adalah bentuk umum periklanan dan pertukaran informasi kontak antara pengusaha dan masyarakat. Mereka memiliki sejarah panjang sejak abad ke-15 di Tiongkok. Kartu nama dimulai sebagai “kartu kunjungan / visiting card” atau kartu panggil. Itu adalah konvensi sosial yang terikat oleh aturan etiket yang sangat ketat. Kartu kunjungan diperkenalkan ke Eropa pada abad ke-17 pada masa pemerintahan Louis XIV yang dikenal sebagai Raja Matahari. Pada abad yang sama, praktik ini mulai terjadi di masyarakat Inggris.

Pada waktu yang hampir bersamaan, kartu tersebut berpindah dari tujuan awal pembuatannya ke tujuan bisnis dengan diperkenalkannya kartu perdagangan. Itu adalah periode di mana surat kabar / koran masih belum cukup berkembang sebagai media periklanan. Selain itu, media yang menjadi pusat periklanan saat itu belum ada. Kartu dagang dirancang untuk mengarahkan masyarakat ke lokasi pedagang dan biasanya berisi peta dan petunjuk arah. Hal ini terjadi pada saat sistem penomoran jalan yang ada saat ini belum ada. Kartu perdagangan awal ini dicetak dengan metode pencetakan potongan kayu atau letterpress, dan umumnya monoton atau mengandung sedikit warna.

Pada sekitar tahun 1830 litografi menjadi media cetak pilihan dan warna menjadi lebih penting. Di Amerika Serikat, tradisi kartu kunjungan ini menjadi populer. Untuk waktu yang singkat tidak banyak perbedaan antara kartu nama dan kartu kunjungan. Lambat laun, kedua jenis kartu tersebut mulai terpisah. Aturan etiket yang muncul pada periode ini mulai membuat gagasan tentang kartu yang menekankan fungsi bisnis tidak dapat diterima sebagai kartu kunjungan / kartu panggil. Faktanya, ketika seseorang meninggalkan kartu yang berhubungan dengan bisnis saat melakukan kunjungan sosial ke sebuah rumah, hal itu dipandang sebagai upaya untuk menagih tagihan atau hutang.

Baca Juga  4 Trik Cerdas Menarik Klien Baru Dengan Kartu Nama Anda

Seiring berjalannya waktu, kartu kunjungan perlahan-lahan menghilang, dan kartu nama menjadi andalan bisnis. Dengan diperkenalkannya bahan-bahan baru untuk kartu seperti kartu yang didukung plastik dan magnetis, serta meluasnya penggunaan kartu nama berwarna, industri kartu nama telah memasuki era modern dengan cara yang menarik. Template kartu nama yang semakin banyak kini hadir untuk membuat desain dan produksi massal kartu ini menjadi murah. Kartu nama adalah suatu keharusan bagi siapa saja yang berhubungan dengan masyarakat saat ini, dan bagi banyak orang kartu nama adalah salah satu alat periklanan yang paling penting.